Pizza dan Ceritanya

Siapa yang gak kenal makanan ini?

Pizza! Tiap kali mendengar kata itu, di pikiran kita langsung terbayang bulatan roti pipih dan di atasnya terdapat berbagai macam isi seperti sosis, keju, jamur, dan lain-lain. Makanan ini menjadi kesukaan di berbagai kalangan. Iyalah. Tapi, makanan ini seketika menjadi tidak enak jika ditambah saus sambel._. *curhat

Pizza bisa jadi berasal dari Napoli sekitar tahun 1720.Pada saat itu,pizza umumnya dianggap sebagai makanan rakyat miskin. Sekarang? Makanan rakyat menengah ke atas! Makanan siap saji yang dijual dan dinikmati di luar rumah.Penjualnya berkeliling di jalan-jalan,sambil berteriak menjajakan dagangan mereka yang lezat.
Supaya tetap hangat, pizza disimpan di dalam wadah scudo (sebuah wadah tembaga yang ditaruh di kepala si penjual).

Raja Ferdinand I

Raja Ferdinand I (1751-1825) akhirnya memberi tahu orang-orang istana tentang kegemarannya akan pizza. Tidak lama kemudian, karena pizza yang dijual di jalanan jauh lebih lezat, orang-orang kaya dari golongan elite dan kerajaan mulai menyerbu kedai pizza.
Cucu laki-laki Ferdinand,Raja Ferdinand II, sampai-sampai menyuruh orang membangun pemanggang dengan bahan bakar kayu di kebun-kebun Istana Capodimonte tahun 1832.Jadi, ia bisa menyenangkan tamu-tamunya dari kaum bangsawan.

Konon, Raja Ferdinand I pernah menyamar sebagai rakyat jelata dan secara diam-diam mengunjungi sebuah lingkungan kumuh di Napoli untuk melahap pizza yang dilarang sama ratu di dalam istana kerajaan. Sampai segitunya ya. Padahal, saat ini ada sekitar 30.000 kedai pizza di Italia dan tiap tahun mereka membuat banyak pizza sampai-sampai satu orang bisa mendapat 45 buah!

(http://terselubung.blogspot.com/2010/02/sejarah-pizza.html)

Makanan Minuman yang Tak Disengaja

Keju
Bagi yang suka keju dan ingin tau siapa penemunya, berterimakasihlah kepada biri-biri. Kok? Jadi begini ceritanya. Sekitar tahun 3000 SM, ada orang-orang Arab yang mengembara melintasi gurun. Mereka membawa susu dalam kantung minuman dari kulit perut biri-biri yang digantung di punggung unta tunggangan mereka. Saat mereka haus, mereka membuka bekal susu yang dibawa. Ternyata susu itu berubah menjadi keju :O

Teh
Tahun 2737 SM, Kaisar Chen Nung dari Cina sedang beristirahat di bawah sebatang pohon. Karena haus, di amenyuruh salah seorang pelayannya untuk memasak air minum. Sang pelayan memasak air dengan panci terbuka di bawah pohon. Ehh…… gak sengaja sehelai daun jatuh ke dalam panci dan ikut terebus. Air keburu mendidih saat pelayan berusaha menyingkirkannya. Kaisar Shen Nung mencicipi. Menurutnya, rasanya enak dan segar. Ternyata daun itu berasal dari pohon Camellia sinensis.

Es Krim Kue Kerucut – Es Krim Cone
Ernest Hamwi adalah seorang penjual kue kering di St. Louis World’s Fair tahun 1904. Dia membuat zalabia (wafer tipis yang rasanya seperti wafel). Kebetulan Ernest berjualan bersama Arnold Fomachou, penjaja es krim keliling. Saat Arnold kehabisan gelas, Ernest melingkarkan zalabia-nya menjadi kerucut dan menaruh es krim di dalamnya. Para pengunjung menyukainya.

Potato Chips
http://www.wpclipart.com/food/desserts_snacks/potato_chips_closeup.png.htmlKalau makanan ini tercipta karena kekesalan seorang koki. Jadi, pada tahun 1853, Goerge Crum yang merupakan koki dari Saratoga Springs, New York, merasa kesal karena pelanggannya menolak kentang goreng yang ia sajikan. Alasan mereka karena potongan kentang yang terlalu tebal. Diam-diam, George ingin memberi pelajaran dengan mengiris tipis  kentang sehingga pelanggannya tidak bisa memakan dengan garpu. Tapi apa yang terjadi? Mereka justru menyukainya.

Es Loli
Suatu malam tahun 1905, Frank Epperson (11 tahun), asyik mengaduk bubuk soda dan air untuk membuat soda pop. Belum selesai mengerjakannya, Franks harus meninggalkan adonannya begitu saja untuk mengerjakan hal lain. Malam itu sangat dingin hingga membekukan soda pop buatan Frank. Ketika ia ke dapur keesokan harinya, ia menemukan soda popnya membeku dengan tongkat pengaduk masih tertancap di dalamnya.

Kue Butir Cokelat
Pada tahun 1930, Ruth Wakefields asyik membuat kue cokelat di Toll House Inn, Massachusettes. Tapi sayangnya, dia kehabisan cokelat masak. Ruth punya ide. Dipecahkannya batang cokelat menjadi kepingan kecil dan ditaburkannya ke dalam adonan agar keping cokelat mudah meleleh. Nggak taunya, kepingan cokelat tidak meleleh dan kue cokelat itu jadi enak.

(Kreatif No.10/2007)